Panduan pengasuhan digital berbasis Gurindam dan Tunjuk Ajar Melayu, dirancang khusus untuk orangtua yang memiliki anak remaja berkebutuhan khusus — agar Anda tidak sendiri, dan tetap kuat menghadapi setiap tantangan.
Orangtua anak berkebutuhan khusus kerap menghadapi stigma sosial dan menganggapnya sebagai beban mental tersembunyi.
Informasi parenting di media sosial sangat melimpah, namun justru membuat orangtua overload, overthinking, dan sulit menyaring mana yang benar-benar tepat.
Kelelahan fisik dan emosional membuat sebagian orangtua merasa kehilangan harapan dan tidak berdaya.
Pendekatan parenting yang beredar luas umumnya bersifat universal/Barat, kurang mempertimbangkan nilai budaya lokal yang sebenarnya sudah dekat dengan keseharian keluarga Indonesia.
Platform ini menghadirkan kembali nilai-nilai pengasuhan Melayu Riau — yang telah teruji lintas generasi melalui Gurindam Raja Ali Haji dan Tunjuk Ajar Melayu — dikemas dalam format digital yang mudah, ringkas, dan menyenangkan untuk diakses kapan saja. Bukan sekadar aplikasi informasi, tapi teman pendamping yang membantu orangtua membangun resiliensi menghadapi tantangan pengasuhan anak remaja berkebutuhan khusus.
Nilai pengasuhan dari Gurindam & Tunjuk Ajar Melayu, disesuaikan konteks anak berkebutuhan khusus.
Tips komunikasi, keterlibatan emosional, dan pendampingan anak remaja berkebutuhan khusus.
Konten dan latihan reflektif untuk membantu orangtua mengelola stres dan menjaga kesejahteraan psikologis.
Dikembangkan bersama pakar (expert judgment, FGD) dan mitra BKKBN Provinsi Riau.
Desain sederhana, mudah dioperasikan oleh orangtua dari berbagai latar belakang.
Dikembangkan melalui metode Research & Development (model 4D: Define, Design, Develop, Disseminate).
Divalidasi oleh pakar/profesional melalui expert judgment dan Focus Group Discussion (FGD).
Diujicobakan langsung bersama keluarga dampingan BKKBN Provinsi Riau di 12 kabupaten/kota.
Berpotensi menjadi rujukan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah terkait penanganan individu berkebutuhan khusus yang lebih inklusif.
Diujicobakan bersama keluarga dampingan di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.
Nilai-nilai moral dan kebijaksanaan hidup Melayu yang relevan sebagai fondasi pengasuhan.
Kumpulan nasihat dan tuntunan hidup Melayu Riau yang menekankan adat, kebiasaan, dan cara membesarkan anak secara bijaksana.
Merasa tidak sendiri — terhubung dengan panduan dan sesama orangtua.
Informasi yang jelas, tervalidasi, tidak membingungkan seperti media sosial pada umumnya.
Peningkatan kepercayaan diri dan resiliensi menghadapi tantangan sehari-hari.
Landasan budaya yang dekat secara emosional, bukan pendekatan asing yang terasa jauh.
Bergabunglah dengan orangtua lain yang telah menemukan kekuatan baru melalui kearifan Melayu — masuk ke akun Anda atau daftar untuk mulai mendampingi anak dengan lebih tangguh.